Berita
Dalam Rangka Memperingati Dies Natalis ke 22 Tahun Universitas Teknologi Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Gelar Sarasehan Strategis dan Launching Kurikulum Baru di Bulan Suci
FISHUM UNIVERSITAS TEKNOLOGI SURABAYA Rayakan Dies Natalis ke-22 dengan Peluncuran Kurikulum Baru dan Buka Bersama
SURABAYA – Mengambil momentum keberkahan bulan suci Ramadan, Universitas Teknologi Surabaya (UTS) menggelar rangkaian acara khidmat dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-22. Melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), acara bertajuk "Sinergi di Bulan Suci: Menguatkan Pondasi Kurikulum, Mempererat Tali Persaudaraan" sukses diselenggarakan pada Jumat, 6 Maret 2026.
Bertempat di Hall Universitas Teknologi Surabaya, acara dimulai pukul 16.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa. Kehadiran para tokoh penting universitas menambah kekhidmatan acara yang memadukan visi akademik dengan kepedulian sosial ini.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Senior Dr. Agus Purbo Widodo, ST., MM. serta Wakil Rektor III Arlisa Indriawati, S.S., M.M.. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menunjukkan komitmen kuat pihak universitas dalam mendukung transformasi dan pengembangan akademik yang dilakukan oleh fakultas, khususnya dalam penguatan kurikulum di tingkat program studi.
Acara diawali dengan kegiatan sarasehan akademik yang membahas penguatan kurikulum sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Sarasehan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora serta menjadi momentum diskusi bersama mengenai arah pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Zulharman, S.H., M.H. menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 22 tahun Universitas Teknologi Surabaya yang terus berkembang dan berkontribusi bagi dunia pendidikan. Beliau menegaskan bahwa tema “Bersinergi untuk Kemajuan dan Keberlanjutan” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi di tengah dinamika perubahan yang semakin cepat.
“Melalui sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, dan mahasiswa, kita dapat memperkuat fondasi akademik serta menciptakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujar beliau dalam sambutannya.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Launching Kurikulum Baru Program Studi Ilmu Hukum, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik serta penyesuaian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan profesional di bidang hukum.
Keberhasilan penyusunan kurikulum ini tidak terlepas dari kerja keras tim penyusun. Dalam kesempatan tersebut disampaikan ucapan terima kasih kepada Kaprodi Ilmu Hukum Wahyu Fahmi Rizaldy, S.H., M.H., Ketua Tim Penyusun Kurikulum Prodi Ilmu Hukum Annisa Firdhaussy, S.H., M.H., dapat menyelesaikan kurikulum baru dan mencetak buku pedoman Kurikulum Prodi Ilmu hukum. Ketua Tim Penyusun Kurikulum Prodi Administrasi Negara Moh. Makbul, S.AP., M.AP., serta Kaprodi Ilmu Administrasi Negara Drs. Lukman Hakim, S.Pd., SE., SH., MM., M.S. atas dedikasi dan kontribusinya dalam menyusun kurikulum yang berkualitas dan berorientasi masa depan.
Tak lupa, manajemen fakultas juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh dosen di lingkungan FISHUM UTS. Kontribusi pemikiran, tenaga, dan waktu para dosen dalam membantu penyusunan kurikulum baru ini menjadi kunci utama kesuksesan transformasi akademik fakultas.
Kelancaran Acara dan Kehangatan "FISHUM Berbagi"
Kesuksesan jalannya acara sarasehan ini juga tidak terlepas dari kerja keras seluruh staf dan dosen FISHUM yang bertugas sebagai panitia. Berkat dedikasi mereka, acara berjalan tertib, profesional, dan penuh makna.
Menjelang waktu berbuka, suasana Hall UTS berubah menjadi penuh haru dan kehangatan dalam sesi "FISHUM Berbagi". Sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke-22, fakultas mengundang puluhan anak dari panti asuhan untuk mengikuti doa bersama dan Buka Puasa Bersama.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa UTS tidak hanya fokus pada kecemerlangan intelektual, tetapi juga menjaga kesalehan sosial. kegiatan ini berhasil "Mempererat Tali Persaudaraan" antara civitas akademika dengan masyarakat sekitar.
Dengan diluncurkannya kurikulum baru ini, FISHUM UTS siap melangkah ke tahun-tahun berikutnya dengan pondasi yang lebih kuat, mencetak lulusan yang siap bersaing secara global namun tetap memiliki empati sosial yang tinggi.